Saturday, November 24, 2018

Kompensasi

Sistem Kompensasi yang diterapkan oleh suatu badan usaha

        Upah (compensation) adalah hak karyawan yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pemberi kerja kepada karyawan atas pekerjaan atau jasa. Yang termasukdalam upah yaitu upah pokok dan tunjangan bagi karyawan dan keluarganya.

Penerapan pada pemberian kompensasi setiap badan usaha berbeda-beda ,ada yang memberikan kompensasi yang besar dan adapun yang kecil , tapi semua itu tergantung dari tingkat keuntungan atau profitabilitas badan usaha tersebut  ,jika badan usaha memiliki profitabilitas yang tunggi biasanya kompensasi yang diberikan kekaryawannya besar ,jika profitabilitas badan usaha itu rendah biasanya relatif rendah .

Berikut adalah kompensasi  pada PT. Madubaru
Sistem Kompensasi yang diterapkan oleh perusahaan PT Madubaru tertuang dalam pasal sebagai berikut :
Berdasarkan Perjanjian kerja bersama (PKB) antara pengusaha (direksi PT Madubaru) dengan pimpinan serikat pekerja perkebunan (SP. BUN PT Madubaru ) dalam pasal 26 tentang penggajian bahwa perusahaan memberikan renumerasi / imbal jasa kepada pekerja atas jasa dan hasil kerjanya dalam bentuk gaji / upah dan tunjangan, jaminan / santunan sosial, fasilitas, insentif dan penghargaan berdasarkan kualifikasi / kepangkatan, jabatan dan prestasi setiap pekerja.
5.1  Pengolongan Karyawanberdasarkan sistem pengupahannya:
1.      Karyawan tetap, meliputi:
a.      Karyawan pimpinan
b.      Karyawan pelaksana
2.      Karyawan tidak tetap, meliputi:
a.      Karyawan kerja waktu tertentu / KKWT (hanya bekerja pada masa produksi).
b.       Karyawan borong (hanya bekerja bila ada pekerjaan borong)
                                    Karyawan pimpinan dan karyawan pelaksana
                                    sistem pengupahannya diatur dalam PKB antara Serikat Kerja                                 dan Direksi.
                                    KKWT dan Karyawan Borongan
                                    Sistem pengupahan mengacu pada upah mimimum propinsi yang                             berlaku.
Jumlah Karyawan :
Karyawan pimpinan                                                                60 orang
Karyawan Pelaksana                                                                387 orang
KKWT                                                                                                939orang
Jumlah                                                                                     1.386 orang
Borongan tebangan dan garap kebun                                       ± 3.000 orang


5.2  Sistem Kompensasi Karyawan tetap
    Berdasarkan PKB Pasal 25 tentang golongan gaji Skala pengajian pekerja dinyatakan dalam sistem golongan, skala gaji  tersebut ditentukan atau ditetapkan oleh pengusaha atau Direktur dalam SK Dir. Pasal 27 dalam PKB tentang Gaji dalam Perjanjian Kerja Bersama kepada pekerja diberikan gaji berdasar skala gaji sesuai dengan kepangkatan / golongannya. Semakin rendah golongannya gajinya semakin sedikit, semakin tinggi golongannya gajinya juga semakin banyak.
    Gaji golongan I – VIII itu termasuk karyawan pelaksanakompensasi yang diberikan berdasarkan skala gaji sesuai dengan kepangkatan / golongan. Sedangkan gaji golongan IX -XVI adalahkaryawan Pimpinan (Kabag), Kompensasi yang diberikan adalah gaji, tidak ada uang lembur tapi ditambah tunjangan struktural (berbentuk uang), Tunjangan Fungsional (berbentuk uang) dan tunjangan peralihan bagi yang mendapatkannya. Tunjangan peralihan tidak semua mendapatkannya, sebagai contoh pekerja yang pindah dari Holding Company PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT. RNI) ke PT Madubaru adalah termasuk salah satu anak perusahaan, walaupun dengan saham yang minoritas tapi mereka juga menempatkan personil di PT. Madubaru. misalnya pak Saipul di Rajawali 1 jakarta skala gajinya berbeda dengan di Yogyakarta, penyesuaian golongan gaji pekerja ke dalam golongan gaji baru dilakukan dengan cara impassing. Ternyata gaji yang di Jakarta lebih besar daripada gaji yang di dapatkan di Yogyakarta maka kelebihannya itu di masukkan ke dalam tunjangan peralihan.
    Untuk karyawan tetappemberian gaji berdasarkan sistemwaktu\yaitu bulanan setiap tanggal 25. Contoh : Kurniawan, M,Si adalah pekerja tetap golongan I trek 1, gajinya perbulan sebesar  Rp. 1.655.900,00. Jadi setiap bulannya Kurniawan akan menerima gaji sebesar Rp. 1.655.900,00.
    Golongan I trek 1 (masa kerja) berarti baru di angkat jabatan posisi kerja gajinya kisaran sebesar Rp.1.655.900 / bulan, semakin tinggi golongan maka gajinya semakin banyak, apabila yang bersangkutan menunjukkan prestasi kerja, kecakapan yang cukup dan disiplin kerja yang baik terhadap tugasnya berdasarkan penilaian prestasi kerja dengan sistem manajemen kinerja (SMK), maka trek nya akan naik mulai dari trek terendah yaitu trek 1 sampai dengan trek tertinggi yaitu trek 20. Kenaikkan trek tergantung prestasi kerjanya, masa kerja tidak harus 20 tahun untuk mencapai trek tertinggi yaitu 20 trek apabila prestasinya bagus bisa langsung naik I trek 2 dalam masa kerja 1 tahun dan atau tahun kedua bisa naik I trek 6 tergantung prestasi kerjanya dan selisih gaji kenaikan setiap trek diperkirakan sebesar Rp.9.713.
    Selain gaji untuk karyawan pelaksana Golongan I sampai dengan Golongan VIIIberhak mendapatkan uang lembur yang dilaksanakan berdasarkan surat perintah kerja lembur yang dibuat oleh atasan langsung atau yang berwenang. Sistem pembayaran kompensasi untuk lembur menggunakan sistem waktu yaitu jam sesuai dengan SK Menteri Tenaga Kerja No.Kep. 102/MEN/VI/2004. Bagi Pekerja Gol I – XVI mendapatkan Gaji PhDP (Penghasilan dasar pensiun) karyawan pelaksana pada usia 55 tahun dan karyawan pimpinan usianya 56 tahun. Kisaran gajinya PhDP sebesar Rp.367.973 sesuai Golongan dan Treknya. Gaji PhDp dibebankan pada iuran beban perusahaan dan iuran beban pekerja, beban perusahan sebesar 12,4% sedangkan Iuran beban peserta yaitu sebesar 6,2% setengah dari iuran beban perusahaan.
Contoh : Perhitungan Gaji PhDp            : Rp. 367.973  x  5% = Rp. 18. 398 /  bulan

Referensi :http://etikazulriatiujb2015.blogspot.com/2016/09/laporan-kkn-individu-ujb-yogyakarta-2015.html

Saturday, October 27, 2018

Tips & Tricks Sukses Menghadapi Wawancara

Tips & Trick Menghadapi  Wawancara

                Merupakan suatu situasi dimana terjadinya percakapan antara dua orang atau lebih secara langsung atau tatap muka , dan pada percakapan itu akan menghasilkan informasi yang tepat dari orang yang ditanyakan atau biasa dibilang naarasumber , . wawancara sangat penting dilakukan terlebih lagi untuk penulisan berita/pembawaan berita,penelitian, dan tes untuk masuk kerja .


                  Wawancara saat kerja sangat wajib dilakukan , tujuan perusahaan melakukan tes wawancara yaitu mencari tahu kepribadiannya seperti apa , aktivitas apa saja yang dilakukan ,apa saja kemampuan yang bisa dilakukan , pengalaman ,cara berkomunikasi, attitude serta mencari tahu seberapa jauh ilmu/informasi yang telah didapatkan oleh calon pekerja . pada kesempatan ini saya akan membahas cara untuk menghadapi wawancara kerja menurut saya sendiri.


1. Mental
Umumnya seseorang akan mengalami grogi atau gugup  pada pertama kali melakuan wawancara , percaaya diri sangat lah dibutuhkan pada kondisi ini , sehari sebelum wawancara coba lah luangkan waktu untuk bermeditasi atau berdiam diri untuk menghindari pikiran  - pikiran yang akan muncul, jangan melakukan kegiatan yang menggunakan pikiran yang begitu berat , dengan berhasilnya melakukan meditasi ,rasa gugup untuk wawancara tidak akan datang terus menerus 

2. Cara Berpenampilan
Cara berpakaian salah satu yang akan dilihat oleh HRD ,umumnya untuk melamar bekerja kita harus berpakaian rapih dan cocok dalam mengenakan pakaian ,biasanya yg digunakan kemeja,celana hitam bahan dan sepatu hitam,rambut juga perlu diperhatikan untuk dirapihkan dan menggunakan parfum untuk meningkatkan penilaian terhadap berpenampilan .

3. Berkomunikasi 
Tutur kata dalam percakapan wawancara sangat perlu diperhatikan , dalam berbicara kita harus berbicara sopan dan santun ,tidak boleh terlalu keras dalam berbicara , diusahakan tidak terbatah batah saat berkomunikasi ,  latihlah dengan cara menarasikan berita didepan kaca .

4.Pengetahuan/Informasi dan Kemampuan 
Artian pengetahuan dalam melakukan wawancara yaitu memiliki ilmu tentang profesi atau pekerjaan apa yang akan dilakukan saat bekerja  ,  serta mengetahui profil dari perusahaan yang akan dituju . Keterampilan akan ditanyakan pada saat wawancara itu adalah salah satu sisi modal/aset kita untuk bekerja,cobalah mulai memulai sesuatu hal yang baru ,contoh menulis sesuatu diblog , itu juga dapat dikatakan sebagai sesuatu keterampilan dengan jenis menulis ,menggambar disuatu aplikasi itu dikatakan sebagai ketrampilan dalam mengoprasikan suatu aplikasi  . 



Monday, October 1, 2018

Mempersiapkan Persaingan Dengan Tenaga Kerja Asing

Mempersiapkan Persaingan Dengan Tenaga Kerja Asing


Tersepakatinya perjanjian Negara Kesatuan Republik Indonesia terhadap ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (Masyarakat Ekonomi ASEAN) maka Negara Kesatuan Republik Indonesia  berada dalam perdagangan bebas diantara negara ASEAN, perdagangan bebas tersebut dapat berupa barang, investasi ,tenaga kerja terampil ,dan lain lain. 

Mungkin setiap negara dikatakan dapat mengantisipasi dalam perdagangan bebas pada barang ,karena seluruh dunia sudah melakukan perdagangan secara impor dan ekspor mungkin yang membedakannya saja hanya barang yang akan diterima masing2 negara akan lebih banyak dari negara ASEAN. Mungkin agak sulit jika negara berkembang melakukan persaingan dengan tenaga kerja asing dalam perdagangan bebas dan ditambah lagi kalau tenaga kerja asing tersebut berasal dari negara maju .

Pada kesempatan ini saya akan mengemukakan pendapat bagaimana kita sebagai masyarakat indonesia dapat bersaing dengan tenaga kerja asing  bahkan melampaunya. Yang pertama sebagai dasar yaitu bagaimana kita dapat berbicara atau berkomunikasi dengan kata yang baik dan sopan. Belajar bahasa inggris , karena bahasa inggris adalah bahasa yang paling umum diseluruh dunia , jika kita mempelajari bahasa inggris dengan baik secara keseluruhan mulai dari pengertian suatu kata,tutur kata/pengucapan ,penyusunan kalimat dan lain lain, maka kita dapat melakakukan komunikasi sehingga dapat mengetahui informasi global secara luas. Kedua memilliki etika yang baik terhadap siapapun , jika memiliki etika baik maka secara tidak langsung suatu perusahaan/client akan tertarik . ketiga yaitu buatlah  bidang/keahlian anda menjadi menarik , segala sesuatu jika kita memandang secara menarikk pasti hal itu akan menyenangkan, sehingga segala tugas yang kita kerjakan dalam bidang kita dapat dilaksanakan secara senang .Menurut pendapat saya hal itu dapat meningkatkan kualitas kerja kita sebagai masyarakat indonesia sehingga dapat bersaing dengan tenaga kerja asing 



Monday, April 30, 2018

PASSIVE VOICE DAN CONDITIONAL SENCENCE

PASSIVE VOICE DAN CONDITIONAL SENCENCE

A. Passive Voice 
          Passive voice adalah kalimat pasif yang sering digunakan  dalam bentuk percakapan. Didalam bahasa indonesia kita sering mengenalnya dengan kata kerja berawalan di ,didalam tenses bahasa inggris ada 12 tenses , maka di dalam pembentukan kalimat pasif ada 8 yang digunakan , ke delapan tense  itu ada lah sebagai berikut :
Catatan : Setiap Passive form rumusnya menggunakan ( To Be + Verb 3) 

                         ACTIVE FORM                                                       PASSIVE FORM
1. Simple Present
Mr. Gill teach English in university                                   English is taught in university by Mr. Gill

2. Present Continuous 
Windi is eating ice cream last night                                   last night ice cream is being eaten by Windi

3. Present Perfect
Windi have taught french for 6 years                                French has been taught by Windi for 6 years

4. Present perfect continuous 
Mr. James have been teaching englis for 6 years              (Tidak digunakan )

5. Past tense 
They brought tuxedo for promnight                                  Tuxedo was brought by them for promnight

6. Past Perfect
Roni had broken vase yesterday                                       Yesterday Vase had been broken by roni

7. Future 
Rangga will build mobile legend squad                             Mobile legen squad will be built by Rangga 

8. Future Continuous 
Mr. Gill will be teaching english next year                        ( Tidak digunakan ) 

B.  Conditional Sentences 


PENGERTIAN CONDITIONAL SENTENCE
Dalam Bahasa Indonesia, conditional sentence adalah kalimat pengandaian, bisa juga disebut dengan kalimat bersyarat, yang mungkin terjadi jika syarat terpenuhi.
Conditional sentence mempunyai dua bagian, yaitu if-clause dan main clause. Lihat kalimat berikut: “If I study hard, I will pass the exam.”

(Jika saya belajar dengan giat, saya akan lulus ujian.)
  • If I study hard adalah if-clause, dan
  • I will pass the exam adalah main clause. 
Secara umum, conditional sentence dibagi menjadi 3, yaitu tipe 1, 2, dan 3. Jangan khawatir kita akan bahas semuanya!POLA/RUMUS CONDITIONAL SENTENCE
Berikut adalah pola/rumus conditional sentence tipe 1, 2, dan 3:
Tipe conditional sentenceIf-clauseMain Clause
Tipe 1If+present simple
If I study hard,
... will+infinitive
I will pass the exam.
Tipe 2If+past simple
If I studied hard,
... would+infinitive
I would pass the exam.
Tipe 3If+past perfect
If I had studied hard,
... would+have+past participle
I would have passed the exam.
Posisi if-clause dan main clause tersebut dapat dibalik dan tidak mengubah maknanya, contoh:
“If I study hard, I will pass the exam.”
“I will pass the exam if I study hard.”
PENJELASAN LENGKAP 3 TIPE CONDITIONAL SENTENCES
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai conditional sentence tipe 1, 2 dan 3.
CONDITIONAL SENTENCE TIPE 1
Conditional sentence tipe 1 digunakan untuk merujuk pada hal-hal yang mungkin terjadi di masa depan dimana situasinya real/nyata. Pada tipe ini, jika syarat terpenuhi, maka kemungkinan masih bisa terjadi.
Beberapa contoh conditional sentence tipe 1:
If-clauseMain clause
If+present simple... will+infinitive
If it rains,I will stay at home.
If you invite me,I will come to your party,
If he gives her chocolate,she will be happy.
If it doesn't rain,we will go to the library.
CONDITIONAL SENTENCE TIPE 2
Conditional sentence tipe 2 digunakan untuk: pertama, membicarakan hal-hal di masa depan yang mungkin tidak akan terjadi (seperti membayangkan mimpi misalnya).  Contoh:
If I got scholarship, I would continue my study in London.
(but probably I will not get the scholarship.)
Seandainya saya mendapatkan beasiswa, saya akan melanjutkan kuliah di London.
(tapi mungkin saya tidak mendapatkan beasiswa itu.)
Kedua, untuk membicarakan hal-hal yang terjadi di masa sekarang, yang mustahil terjadi.
If I were you, I would stop smoking.
(but I cannot be you.) Mustahil bagi saya untuk menjadi kamu.
Berikut adalah contoh conditional sentence tipe 2:
If-clauseMain clause
If+past simple... would+infinitive
If I had time,I would go with you.
If she met her mother,She would be happy.
If I were 25,I would get married.
If I were you,I would continue my study.
CONDITIONAL SENTENCE TIPE 3
Conditional sentence tipe 3 digunakan untuk menggambarkan situasi masa lalu yang tidak terjadi dan membayangkan hasil dari situasi tersebut. Tipe ini mengungkapkan kebalikan dari fakta yang dihadapi. Lihat contoh berikut:
If I had finished my study, I would have worked at big company.
(but I didn’t finish my study and I didn’t work at big company.)
Jika dulu saya menyelesaikan kuliah saya, saya akan bekerja di perusahaan besar.
Tapi faktanya saya tidak menyelesaikan kuliah saya, dan saya tidak bekerja di perusahaan besar.
Contoh lain dari conditional sentence tipe 3:
If-clauseMain clause
If+past perfect... would+have+past participle
If I had locked the car,the thief would not have stolen my car.
If I had known about your problem,I would have offered help.
If my parents had been in Bandung,I would have visited them everyday.
If she hadn't taken the course,she wouldn't have gotten the scholarship.
If she hadn’t taken the course, she wouldn’t have gotten the scholarship.
(but she took the course and she got the scholarship.)
Jika dulu dia tidak mengambil kursus, dia tidak akan mendapatkan beasiswa itu. Tapi faktanya dia mengambil kursus itu dan mendapatkan beasiswa.
Perhatikan!!! Pada conditional sentence tipe 3, had bisa ditempatkan di awal dengan menghilangkan if, atau disebut sebagai bentuk inversi.
  • If I had locked the car, the thief wouldn’t have stolen my car.
  • Had I locked the car, the thief wouldn’t have stolen my car.
Contoh lain:
  • If my parents had been in Bandung, I would have visited them everyday.
  • Had my parents been in Bandung, I would have visited them everyday.

REF : http://kelasbahasainggris.com/penjelasan-lengkap-3-tipe-conditional-sentences/

Monday, April 9, 2018

Verbs as complements ,Affirmative Agreement & Negative Agreement

Pengertian Complement

Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object.
Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, dan object complement.


Verb Complement

Verb complement adalah direct object (DO) atau indirect object (IO) dari suatu action verb. Objek-objek tersebut dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun, seperti: gerund, infinitive, dan noun clause.

Contoh Verb Complement [DO= bold; IO= italic]:

Contoh Kalimat Verb ComplementDirect ObjectIndirect Object
My boss paid me two thousand dollars.
(Bosku membayarku dua ribu dollar.)
noun phrasepronoun
I love swimming.
(Aku suka berenang.)
gerund–
She wanted to go.
(Dia ingin pergi.)
infinitive–
He discovered that creating a website is quite easy.
(Dia mendapati bahwa membuat sebuah website cukup mudah.)
noun clause–

AFFIRMATIVE AGREEMENT AND NEGATIVE AGREEMENT

Affirmative Agreement
Untuk menghilangkan pengulangan kata pada suatu kalimat kita bisa menggunakan kata “so”atau “too”. Ada perbedaan pada susunan kalimatnya ketika menggunaan kata “so” dan “too”. Silahkan perhatikan rumus berikut:
Ketika hanya ada “to be” pada klausa utama (main clause), maka tenses yang sama dari “to be” digunakan pada klausa kedua (second clause).
Contohnya:
1.     I am hungry = I am hungry, and you are too.
2.    You are hungry = I am hungry, and so are you.

Affirmative statement (to be) + and +                 Subject + to be + too
                                                                              So + to be + subject

Contoh kalimat lainnya:
1.     Their plane is arriving at 7 o’clock, and so is mine.
2.    I am sick, and He is too.
3.    Our class is clean, and so are theirs.
4.    Bella is beautiful, and her sister is too.
5.    My hand writing is bad, and so are you.

Ketika hanya ada kata kerja bantu (auxiliary verb), contohnya: will, should, has, have, must, etc pada klausa utama (main clause), kata kerja bantu nya (auxiliary verb) juga digunakan pada klausa kedua (second clause).
Contohnya:
1.     He has seen her plays = He has seen her plays, and the girls have too.
2.    The girls have seen her plays = He has seen her plays, and so have the girls.

Affirmative statement + and +                              Subject + auxiliary verb only + too
       (auxiliary verb)                                                So + auxiliary verb only + subject

Contoh kalimat lainnya:
1.     They will go at noon, and she will too.
2.    He has an early appointment, and so have I.
3.    They have written their lyrics, and so have we.
4.    Richard has lived in Cuba for five years, and they have too.
5.    I should finish the report, and she should too.

Ketika hanya ada kata kerja (verb) tanpa auxiliary verb pada klausa utama (main clause), kata kerja bantu do, does, atau did digunakan pada klausa kedua (second clause) dan tenses nya harus sama.
Contohnya:
1.     We go to school = We go to school, and my brother does too.
2.    My brother goes to school = We go to school, and so does my brother.

Affirmative statement + and +                              Subject + (do, does, did) + too
(single verb except ”to be”)                                    So + (do, does, did) + subject

Contoh kalimat lainnya:
1.     We want to buy a fountain, and she does too.
2.    My mother likes traveling, and so do their mother.
3.    My brother invites him to the party, and my sister does too.
4.    They wrote a good poem, and so did he.
5.    Fred cooked fried rice for his breakfast, and Tina did too.

Negative Agreement
“Either” dan “neither” memiliki fungsi yang sama seperti kata “too” dan “so” pada klausa kedua (second clause) dalam kalimat positif (affirmative sentence/ agreement). Kata “Either”dan “neither” ini digunakan untuk mengindikasikan kalimat negative (negative sentence/ agreement). Aturan yang sama juga berlaku untuk penggunaan “to be”, “auxiliary verb” (kata kerja bantu), dan “verb” (kata kerja).
Contohnya:
1.  I didn’t go to the mosque yesterday, and Ali didn’t either.
2.  I didn’t go to the mosque yesterday, and neither did Ali.

Negative statement + and +                   Subject + negative auxiliary or “to be” + either
                                                                Neither + positive auxiliary or “to be” + subject

Contoh kalimat lainnya:
1.     The manager isn’t too happy with the project, and neither is his assistant.
2.    We can’t study in the library, and he can’t either.
3.    You didn’t pay the taxes, and they didn’t either.
4.    My brother won’t accept my father’s decision, and my sister won’t either.
5.    He doesn’t know the answer, and neither does she.

Sumber : https://www.wordsmile.com/pengertian-contoh-kalimat-subject-verb-complement & http://azharibrianaristya.blogspot.co.id/2014/05/affirmative-agreement-and-negative.html

Thursday, December 7, 2017

Curruiculum Vitae

CURRICULUM VITAE

CURRICULUM VITAE

PERSONAL INFORMATION                  

Name                      : Rangga Harja Mulia
Address                   :  Complex PTB Duren Sawit Blok Q3 num 30 , East Jakarta Zip
                                  Code:13440
Phone Number         : 083-xxxx-xxxx
Email                       :Ranggaharjamulia@gmail.com                                                         
Born Day                 :August-15-1997

SKILL
·       Can use Microsoft Word( MS. Office, MS excel , MS Power point)
·       Can use Zahir 2017
·       Can use MYOB

ORGANIZATION INFORMATION

Crew of Karang Taruna 2014-2016
Mosque Organization 2015-2016
Witness of Election Governor 2017
Basketball Club Merah Putih 2014-2016
                                        
Experience

1.    2015 Karang Taruna
2.    2016 Karang Taruna
3.    2017 Witness Election Governur









Comitte of independent day

Arrange event in Pesbukers ANTV

Counting Vote of Election Governor 2017

         







ACADEMIC INFORMATION
Elementary School    02 East Jakarta                             : 2003-2009
Junior High School 202 East Jakarta                              : 2009-2012
Senior High School    Muhammadiyah 11 East Jakarta     : 2012-2015
University Gunadarma Depok                                        : 2015-2018